|
H
|
idup dapat kita ibaratkan sebuah aliran air sungai. Coba
kita bayangkan aliran air sungai, kadang mengalir deras, kadang lurus, kadang
berbelok-belok, kadang tenang. Sama dengan kehidupan kita sebagai makhluk sang
Khalik, kadang tenang, kadak marah, kadang bahagia, kadang benci bahkan sampai bergejolak,
kadang beruntung, campur aduk nda karu karuan sehingga sedih dan bahagia silih
berganti datang.
Coba
kita bayangkan aliran air sungai yang mengalir, sepanjang perjalananya, ia
dihadang oleh rintangan dan halangan, tetapi, ia takpernah mengeluh betapa
beratnya kondisi yang dilalui. Tak perduli seberat apapun ia tetap mengalir
tetap ia jalani sehingga sampai ketujuan akhir yaitu lautan.
Demikian juga kita sebagai
manusia dalam menjalani kehidupan, semua kondisi serba tak pasti bahagia, susah
silih berganti, tantangan dan cobaan kerap menghadang, Kita harus kuat dan
tetap tegar, karena hidup terus berjalan tanpa kita bisa menghadang. Mari
belajar kembangkan kesadaran. Tidaklah perlu mengeluh mengisi dalam sebuah
kesulitan, hambatan, cobaan yang kita hadapi, tetapi mari kita belajar untuk
menerima ibarat sebuah sungai, hadapilah dengan penuh kesdaran, tetap jalani
dengan ketagaran hingga sampai tujuan akhir kita yaitu menghadap sama sang
Iiahi.
Hanya
orang yang selalu mengeluh. yang akan selalu berputar-putar terus disungai
kehidupan, tanpa mampu mencapai tujuanya. Mohon maaf penulis bukan berarti
menggurui kalian semua namun sifat dari saya sebagai penulis untuk mengajak
sipembaca untuk bisa belajar untuk mencapai sebuah kebahagiaan yang sejati.
Comments
Post a Comment